motif batik pekalongan, motif batik indonesia,gambar motif batik pekalongan,batik pekalongan, baju batik pekalongan,gambar motif batik indonesia,motif baju batik,nama motif batik pekalongan, batik pekalongan online,makna motif batik pekalongan,batik jogja,batik indonesia,batik pekalongan murah, contoh motif batik pekalongan,batik tulis,jual batik,contoh batik pekalongan,baju batik,batik solo, kain batik pekalongan,toko batik online,busana batik,motif batik khas pekalongan,toko batik, motif batik terbaru,motif motif batik indonesia,jual batik pekalongan,toko batik pekalongan, arti motif batik pekalongan,motif batik tradisional indonesia,jual baju batik,baju batik jogja,grosir batik jogja, kain batik,contoh motif batik indonesia,pekalongan batik,jual batik online,batik,butik batik,baju batik indonesia, foto batik pekalongan,gambar motif batik solo,grosir baju batik pekalongan, baju batik madura,harga batik,gambar batik,desain batik pekalongan,harga baju batik,batik madura, motif batik seluruh indonesia,jenis motif batik indonesia,batik di indonesia,seragam batik, batik murah pekalongan,batik danar hadi online,tas batik murah,harga batik pekalongan, nama motif batik indonesia,motif batik tulis pekalongan,baju batik tulis, batik batik indonesia,motif batik jlamprang pekalongan,tentang batik pekalongan, jual kain batik,perkembangan batik pekalongan,pakaian batik,jual batik murah,model baju batik madura, motif batik tegal,butik baju batik,model baju lurik,butik batik pekalongan,indonesian batik, toko batik pekalongan online,batik online shop,batik gambar,jual baju batik online, nama nama batik di indonesia,gambar motif batik modern,baju batik pekalongan murah, belanja batik,blus batik pekalongan,asal batik pekalongan,batik jogja online,harga batik keris, ragam batik indonesia,kain batik indonesia,macam motif batik indonesia, halizabatik.com, harga batik danar hadi,motif batik gambar,contoh motif batik solo,batik di pekalongan, baju batik yogyakarta,batik madura online,batik batik di indonesia,gambar-gambar batik indonesia, grosir kain batik pekalongan,motif pakaian batik,ragam batik,bentuk batik
Senin, 21 Januari 2013
Sabtu, 22 Desember 2012
Motif Batik Pekalongan
Batik Pekalongan
Motif Batik Pekalongan sedikit banyak dipengaruhi pembauran masyarakat Pekalongan, Jawa Tengah, dengan berbagai bangsa seperti Cina, Belanda, Arab, India, Melayu, dan Jepang pada masa lalu. Beberapa jenis motif batik pengaruh berbagai negara itu kemudian dikenal sebagai identitasbatik Pekalongan. Motif itu adalah batik Jlamprang diilhami India dan Arab, batik Encim dan Klangenan dipengaruhi peranakan Cina, batik Belanda, batik Pagi Sore, dan batik Hokokai yang tumbuh pesat sejak pendudukan Jepang. Warna cerah dan motif beragam membuat batik Pekalongan maju pesat. Berbeda dengan batik Solo dan Yogyakarta, batik Pekalongan terlihat lebih dinamis lantaran permainan motif yang lebih bebas. Media kainnya pun bermacam-macam. Tidak hanya katun dan kaos, sutera juga menjadi andalan batik Pekalongan saat bersaing di luar negeri. Motif Jlamprang, Sekarjagat, atau motif khas lainnya, menjadi berkelas ketika dituangkan dalam bahan baku sutera.
Beberapa motif batik pekalongan :
Batik Pekalongan motif Jlamprang
Jumat, 21 Desember 2012
Ciri - ciri Motif Batik Pekalongan
Ciri- Ciri Motif Batik Pekalongan Adalah :
- Pada beberapa motif batik Pekalongan yang klasik (tua/kuno)
tergolong motif semen. Motif ini hampir sama dengan motif-motif klasik
semen dari daerah Jawa Tengah yang lain, seperti Solo dan Yogyakarta
yang terdapat ornamen bentuk tumbuhan dan garuda atau sawat. Perbedaanya
ada kain klasik ini hampir tidak ada cecek. Semua pengisian motif
berupa garis-garis.
- Motif asli pekalongan adalah motif Jlamprang, yaitu suatu motif
semacam nitik yang tergolong motif batik geometris. Mungkin motif ini
merupakan suatu motif yang dikembangkan oleh pembatik keturunan Arab
karena pada umumnya orang Arab yang beragama Islam tidak mau menggunakan
ornamen berbentuk benda hidup, misalnya binatang atau burung. Mereka
lebih suka ragam hias yang berbentuk geometris. Namun Dr. Kusnin Asa
berpendapat bahwa motif jlamprang merupakan pengaruh kebudayaan Hindu
Syiwa.
- Warna soga kain dengan motif dari tumbuhan. Pada
kain batik klasik
Pekalongan ini motifnya terdapat persamaan dengan kain batik klasik daerah
Solo dan Yogyakarta.
- Beberapa corak kain yang diproduksi di Pekalongan mempuyai corak
atau gaya Cina, seperti adanya ornamen Liong berupa naga besar berkaki
dan burung Phoenix, yaitu sejenis burung yang pada bulu kepala, sayap,
dan ekor berjumbai serta ekor bergelombang.
- Kain batik yang dikembangkan atau diproduksi oleh pengusahan batik
keturunan Cina. Gambar-gambarnya pada motif berupa bentuk-bentuk riil
(nyata) dan banyak menggunakan cecek-cecek (titik-titik) serta cecek
sawut (titik dan garis). Isen-isen pada ornamen penuh dengan cecek.
- Penduduk daerah pantai menyukai warna-warna yang cerah seperti warna merah, kuning, hijau, biru, violet, dan orang.
Dengan adanya faktor-faktor seperti tersebut motif batik di daerah
Pekalongan selalu berubah-ubah dan saling meniru. Motif-motif baru
diciptakan oleh para pembuat canting cap batik atau orang-orang yang
khusus membuat membuat motif untuk dijual pada pengusaha batik. Orang
Eropa yang pernah ikut terjun ke dalam pembatikan dan berpengaruh adalah
Van Zuylen. Van Zuylen terkenal dengan batiknya yang halus dengan motif
berbentuk tumbuhan yang realistis.
Perkembangan batik Pekalongan sedemikian rupa dan cepat. Sampai saat ini
batik Pekalongan mempunyai corak khusus, yaitu bermotif bentuk tumbuhan
realistis dan jlamprang dengan warna-warna yang cerah. Dilihat dari
segi pewarnan, Pekalongan mempunyai keunggulan dari daerah lain.
Motif Jlamprang
Kita akan membicarakan motif jlamprang secara khusus, karena dari
beberapa pengamat batik motif ini diyakini dan diakui sebagai motif asli
Pekalongan, bukan motif yang dipengaruhi daerah lain.
S.K Sewan Santoso, S. Teks dalam bukunya Seni Kerajinan Batik Indonesia yang diterbitkan Balai Penelitian Batik dan Kerajinan , Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri, Departemen Perindustrian RI (1973) mengatakan bahwa motif Jlamprang di Pekalongan dipengaruhi oleh Islam. Artinya, motif ini lahir dari perajin batik keturunan arab yang beragama islam. Adanya larangan dalam Islam menggambar binatang maupun manusia mendorong perajin batik Pekalongan menciptakan motif hias geometris. Motif jlamprang menurut peneliti ini termasuk motif nitik dan tergolong dalam ragam hias geometris.
Dr. Kusnin Asa berpendapat bahwa Jlamprang merupakan bentuk motif kosmologis dengan mengetengahkan pola ragam hias ceplokan bentuk lung-lungan dan bunga padma, menunjukan makna tentang peran dunia kosmis yang hadir sejak agama Hindu dan Buddha berkembang dijawa. Pola ceplokan yang distilirasi dalam bentuk dekoratif menunjukan corak peninggalan masa prasejarah yang kemudian menjadi waris agama Hindu dan Buddha.
S.K Sewan Santoso, S. Teks dalam bukunya Seni Kerajinan Batik Indonesia yang diterbitkan Balai Penelitian Batik dan Kerajinan , Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri, Departemen Perindustrian RI (1973) mengatakan bahwa motif Jlamprang di Pekalongan dipengaruhi oleh Islam. Artinya, motif ini lahir dari perajin batik keturunan arab yang beragama islam. Adanya larangan dalam Islam menggambar binatang maupun manusia mendorong perajin batik Pekalongan menciptakan motif hias geometris. Motif jlamprang menurut peneliti ini termasuk motif nitik dan tergolong dalam ragam hias geometris.
Dr. Kusnin Asa berpendapat bahwa Jlamprang merupakan bentuk motif kosmologis dengan mengetengahkan pola ragam hias ceplokan bentuk lung-lungan dan bunga padma, menunjukan makna tentang peran dunia kosmis yang hadir sejak agama Hindu dan Buddha berkembang dijawa. Pola ceplokan yang distilirasi dalam bentuk dekoratif menunjukan corak peninggalan masa prasejarah yang kemudian menjadi waris agama Hindu dan Buddha.
Motif Isen batik Pekalongan
Motif batik Pekalongan pada umumnya diisi dengan titik-titik atau cecek-cecek. Titik ini berupa cecek-garis atau ceccek-pitu. Jarang sekali adanya cecek-sawut atau sawut, atau isen yang lain seperti cecek, cacah gori. Permainan dengan cecek ini kadang-kadang sangat menonjol, sehingga semua garis yang membentuk ornamen-ornamen dalam motif berupa cecek pula. Batik halus "Oei Tjow Soen" adalah salah satu contoh batik halus Pekalongan yang diolah dengan penuh cecek yang halus sekali.
Langganan:
Postingan (Atom)





