Minggu, 20 Januari 2013

Motif Batik Pekalongan

motif batik pekalongan, motif batik indonesia,gambar motif batik pekalongan,batik pekalongan
baju batik pekalongan,gambar motif batik indonesia,motif baju batik,nama motif batik pekalongan
batik pekalongan online,makna motif batik pekalongan,batik jogja,batik indonesia,batik pekalongan murah
contoh motif batik pekalongan,batik tulis,jual batik,contoh batik pekalongan,baju batik,batik solo
kain batik pekalongan,toko batik online,busana batik,motif batik khas pekalongan,toko batik
motif batik terbaru,motif motif batik indonesia,jual batik pekalongan,toko batik pekalongan
arti motif batik pekalongan,motif batik tradisional indonesia,jual baju batik,baju batik jogja,grosir batik jogja
kain batik,contoh motif batik indonesia,pekalongan batik,jual batik online,batik,butik batik,baju batik indonesia,foto batik pekalongan,gambar motif batik solo,grosir baju batik pekalongan
baju batik madura,harga batik,gambar batik,desain batik pekalongan,harga baju batik,batik madura
motif batik seluruh indonesia,jenis motif batik indonesia,batik di indonesia,seragam batik
batik murah pekalongan,batik danar hadi online,tas batik murah,harga batik pekalongan
nama motif batik indonesia,motif batik tulis pekalongan,baju batik tulis
batik batik indonesia,motif batik jlamprang pekalongan,tentang batik pekalongan
jual kain batik,perkembangan batik pekalongan,pakaian batik,jual batik murah,model baju batik madura
motif batik tegal,butik baju batik,model baju lurik,butik batik pekalongan,indonesian batik
toko batik pekalongan online,batik online shop,batik gambar,jual baju batik online
nama nama batik di indonesia,gambar motif batik modern,baju batik pekalongan murah
belanja batik,blus batik pekalongan,asal batik pekalongan,batik jogja online,harga batik keris
ragam batik indonesia,kain batik indonesia,macam motif batik indonesia,batikindonesia.com
harga batik danar hadi,motif batik gambar,contoh motif batik solo,batik di pekalongan
baju batik yogyakarta,batik madura online,batik batik di indonesia,gambar-gambar batik indonesia
grosir kain batik pekalongan,motif pakaian batik,ragam batik,bentuk batik

Jumat, 21 Desember 2012

Motif Batik Pekalongan


Batik Pekalongan



Motif Batik Pekalongan sedikit banyak dipengaruhi pembauran masyarakat Pekalongan, Jawa Tengah, dengan berbagai bangsa seperti Cina, Belanda, Arab, India, Melayu, dan Jepang pada masa lalu. Beberapa jenis motif batik pengaruh berbagai negara itu kemudian dikenal sebagai identitasbatik Pekalongan. Motif itu adalah batik Jlamprang diilhami India dan Arab, batik Encim dan Klangenan dipengaruhi peranakan Cina, batik Belanda, batik Pagi Sore, dan batik Hokokai yang tumbuh pesat sejak pendudukan Jepang. Warna cerah dan motif beragam membuat batik Pekalongan maju pesat. Berbeda dengan batik Solo dan Yogyakarta, batik Pekalongan terlihat lebih dinamis lantaran permainan motif yang lebih bebas. Media kainnya pun bermacam-macam. Tidak hanya katun dan kaos, sutera juga menjadi andalan batik Pekalongan saat bersaing di luar negeri. Motif Jlamprang, Sekarjagat, atau motif khas lainnya, menjadi berkelas ketika dituangkan dalam bahan baku sutera.
Beberapa motif batik pekalongan :





Batik Pekalongan motif Jlamprang


Kamis, 20 Desember 2012

Ciri - ciri Motif Batik Pekalongan

Ciri- Ciri Motif Batik Pekalongan Adalah :
  1. Pada beberapa motif batik Pekalongan yang klasik (tua/kuno) tergolong motif semen. Motif ini hampir sama dengan motif-motif klasik semen dari daerah Jawa Tengah yang lain, seperti Solo dan Yogyakarta yang terdapat ornamen bentuk tumbuhan dan garuda atau sawat. Perbedaanya ada kain klasik ini hampir tidak ada cecek. Semua pengisian motif berupa garis-garis.
  2. Motif asli pekalongan adalah motif Jlamprang, yaitu suatu motif semacam nitik yang tergolong motif batik geometris. Mungkin motif ini merupakan suatu motif yang dikembangkan oleh pembatik keturunan Arab karena pada umumnya orang Arab yang beragama Islam tidak mau menggunakan ornamen berbentuk benda hidup, misalnya binatang atau burung. Mereka lebih suka ragam hias yang berbentuk geometris. Namun Dr. Kusnin Asa berpendapat bahwa motif jlamprang merupakan pengaruh kebudayaan Hindu Syiwa.
  3. Warna soga kain dengan motif dari tumbuhan. Pada kain batik klasik Pekalonganinimotifnya terdapat persamaan dengan kain batik klasik daerah Solo dan Yogyakarta.
  4. Beberapa corak kain yang diproduksi di Pekalongan mempuyai corak atau gaya Cina, seperti adanya ornamen Liong berupa naga besar berkaki dan burung Phoenix, yaitu sejenis burung yang pada bulu kepala, sayap, dan ekor berjumbai serta ekor bergelombang.
  5. Kain batik yang dikembangkan atau diproduksi oleh pengusahan batik keturunan Cina. Gambar-gambarnya pada motif berupa bentuk-bentuk riil (nyata) dan banyak menggunakan cecek-cecek (titik-titik) serta cecek sawut (titik dan garis). Isen-isen pada ornamen penuh dengan cecek.
  6. Penduduk daerah pantai menyukai warna-warna yang cerah seperti warna merah, kuning, hijau, biru, violet, dan orang.
Dengan adanya faktor-faktor seperti tersebut motif batik di daerah Pekalongan selalu berubah-ubah dab saling meniru. Motif-motif baru diciptakan oleh para pembuat canting cap batik atau orang-orang yang khusus membuat membuat motif untuk dijual pada pengusaha batik. Orang Eropa yang pernah ikut terjun kedalam pembatikan dan berpengaruh adalah Van Zuylen. Van Zuylen terkenal dengan batiknya yang halus dengan motif berbentuk tumbuhan yang realistis.

Perkembangan batik Pekalongan sedemikian rupa dan cepat. Sampai saat ini batik Pekalongan mempunyai corak khusus, yaitu bermotif bentuk tumbuhan realistis dan jlamprang dengan warna-warna yang cerah. Dilihat dari segi pewarnan, Pekalongan mempunyai keunggulan dari daerah lain.

Motif Jlamprang

Kita akan membicarakan motif jlamprang secara khusus, karena dari beberapa pengamat batik motif ini diyakini dan diakui sebagai motif asli Pekalongan, bukan motif yang dipengaruhi daerah lain.
S.K Sewan Santoso, S. Teks dalam bukunya Seni Kerajinan Batik Indonesia yang diterbitkan Balai Penelitian Batik dan Kerajinan , Lembaga Penelitian dan Pendidikan Industri, Departemen Perindustrian RI (1973) mengatakan bahwa motif Jlamprang di Pekalongan dipengaruhi oleh Islam. Artinya, motif ini lahir dari perajin batik keturunan arab yang beragama islam. Adanya larangan dalam Islam menggambar binatang maupun manusia mendorong perajin batik Pekalongan menciptakan motif hias geometris. Motif jlamprang menurut peneliti ini termasuk motif nitik dan Tergolong dalam ragam hias geometris.

Dr. Kusnin Asa berpendapat bahwa Jlamprang merupakan bentuk motif kosmologis dengan mengetengahkan pola ragam hias ceplokan bentuk lung-lungan dan bunga padma, menunjukan makna tentang peran dunia kosmis yang hadir sejak agama Hindu dan Buddha berkembang dijawa. Pola ceplokan yang distilirasi dalam bentuk dekoratif menunjukan corak peninggalan masa prasejarah yang kemudian menjadi waris agama Hindu dan Buddha.

Motif Isen batik Pekalongan

Motif batik Pekalongan pada umumnya diisi dengan titik-titik atau cecek-cecek. Titik ini berupa cecek-garis atau ceccek-pitu. Jarang sekali adanya cecek-sawut atau sawut, atau isen yang lain seperti cecek, cacah gori. Permainan dengan cecek ini kadang-kadang sangat meninjol, sehingga semua garis yang membentuk ornamen-ornamen dalam motif berupa cecek pula. Batik halus "Oei Tjow Soen" adalah salah satu contoh batik halus Pekalongan yang diolah dengan penuh cecek yang halus sekali.